sigemblung

Life as a teenager & toddler's mom

Commuter line

leave a comment »

Hari ini, 30 juni dan besok 2 july sedang ujicoba commuterline, single operation, artinya berenti di tiap stasiun, tarif 7000. No more pakuan hiks.

Naik yg 815, eh jam 845 baru dateng. Dan 850 baru jalan. Keretanya gila penuh banget dah, no more kenyamanan. Belum di depan gw ada emak2 gendong bayi. Aduh bu.. Maaf ya, kali ini eike ga bisa ngasih duduk, mau berdiri aja susah. Ya Allah, maafin ya, bukannya selfish .. Tapi selfish sih. I don’t think I can think of someone else than me now. Maaf ya buuuuuu..

Kebijakan yang aneh nih. Bener sih bisa ngangkut lebih banyak orang, tapi apa iya begini caranya? Sangat tidak manusia.. Penumpang udah dianggap seperti kacang dalam toples, goyang2 dikit masuk deh semua empil2an. Kalo bisa nempel di atap, disuruh nempel kali yaaa.

Pak wapres, gw tau sih atasan itu suka ngasih target yg nggak2, tapi mbok lebih dipikir gt loooh. Bawahan ini kan bingung kalo target ga terpenuhi, jadinya ya asal terpenuhi aja deh. Let sing … Itulah endonesiaaaaa

Written by desinamangkuprawira

June 30, 2011 at 9:19 am

Posted in Transportation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: